Sajak "Dari Bintang ke
Bintang" karya Sasterawan Negara Malaysia Usman Awang adalah sebuah
karya romantis yang menggambarkan rasa cinta mendalam, kenangan manis, serta
keperihan melihat kekasih hati bersanding dengan pilihan orang lain. Anda dapat
membaca bait lengkap sajak ini yang bersumber dari arsip.
Isi Sajak
Sajak ini berkisah tentang
pertemuan awal yang penuh cinta, kebahagiaan yang dirasakan, hingga kenyataan
pahit melihat sang kekasih bersanding di pelamin. Anda dapat membaca teks
lengkapnya melalui sumber. [
Tema dan Makna
- Cinta Bersemi: Menggambarkan kekaguman dan
getaran jiwa saat cinta pertama kali dirasakan.
- Kenyataan Pahit: Kesedihan mendalam penyair
melihat sang kekasih menikah dengan orang lain.
- Kenangan Abadi: Bayangan kekasih yang tetap
hidup dalam ingatan, terbayang di antara bintang-bintang.
Sajak
DARI BINTANG KE
BINTANG ~ Usman Awang
Ketika mata saling
menyapa senyum berbunga
Tasik hati mu
mencecah jiwaku mesra
Betapa debar dada
kurnia alam kasih bertakhta
Kau datang tanpa suara, menjamahku tanpa sabda
Subur laksana ladang
petani di lereng gunung
Ranum menguntum dalam
wujud rasa maha agung
Mata yang memberi
hati ini penuh menanti
Kureguk kasih
menghadapi hidup seluruh berani
Ini kulihat kepalamu tersandar di jinjang pelamin
Rambutmu tersanggul terandam mengilau di cahaya
lilin
Gemersik kainmu membisikkan bahagia malam
pengantin
Melimpah tumpah
bahagia dalam tawa teman keliling
Ketika malam kulihat matamu pada bintang
Senyummu melambai di gemilang sinar bulan
Dari bintang ke bintang kunantikan lagumu
Hanya kerdipan dalam bisu suara hatiku bimbang
Jika aku berdiri di muka jendela hati terluka
Bulan sedang
mengintai di balik awan kusapa
Angin yang datang
dari pelaminmu kutanya
Ia bisa mengabarkan
saat adinda sedang bahagia
( 1960 - Puisi-Puisi Pilihan Sasterawan Negara, DBP 1991)

No comments:
Post a Comment