"Mudiak Batang Hari" adalah lagu tradisional Minangkabau yang bergenre Pop Tradisional Minang (atau klasik). Lagu ini dicirikan oleh vokal mendayu-dayu yang kaya dengan cengkok khas, serta diiringi oleh melodi alat musik tiup saluang atau akordeon yang dikemas dalam aransemen modern bernuansa orkestra melayu.
Lirik adaptasi kepada Bahasa Melayu
ANAK ORANG TELUK KUANTAN
Anak dara dari Teluk Kuantan,
Berhasrat menuju ke Pasar Benai.
Kasih yang dulu menjadi harapan,
Kini terbentang, namun tak tergapai.
Selesai sudah dari Pasar Benai,
Langkah diteruskan menuju Pangian.
Kasih yang dirindu tak juga sampai,
Lelah menanggung seluruh kerinduan.
Naiklah kereta kuda perlahan-lahan,
Pelita dipasang menyinari jalan.
Niat di hati belum kesampaian,
Yang tinggal kini hanya kepedihan.
Andai takdir belum menyatukan,
Redalah hati menerima suratan.
Walau cinta terus diperjuangkan,
Namun tak semua berakhir impian.
Biarlah waktu menjadi penawar,
Mengubat luka yang lama bersarang.
Walau hati masih berdebar,
Kasih yang hilang tetap dikenang.
No comments:
Post a Comment